Langsung ke konten utama

KONSEP GAYA HIDUP MINIMALIS (Minimalis Lifestyle) dalam AL-QURAN

Minimalis biasanya identik dengan konsep desain interior. Namun, minimalis juga bisa diterapkan sebagai gaya hidup yang tidak berlebihan, bersyukur, dan tidak menyia-nyiakan apa yang sudah ada. Seiring perkembangan zaman, masyarakat semakin konsumtif terhadap segala sesuat Adanya trend-trend ootd pada saat ini menjadikan orang-orang berlomba-lomba untuk tampil keren dengan membeli barang yang sedang trend saat itu. Padahal gaya hidup yang berlebihan sendiri dilarang dalam islam.

Sebagai Muslim, tentunya mungkin kita sering mendengar bahwasannya kelak semua akan ada hisabnya. Nah, apakah hal tersebut membuat kita sebagai muslim takut dan gelisah? Atau justru membuat kita berhati-hati dan semakin semangat untuk berbenah diri agar semakin baik lagi? Seseorang yang menjadikan dunia sebagai jembatan menuju akhirat tempat berpulang, maka seseorang akan mengurangi gaya hidup yang konsumtif  dan menerapkan gaya hidup minimalis karena ia sadar bahwasannya kelak semua akan dipertanggungjawabkan.

Gaya Hidup Minimalis Gaya hidup minimalis merupakan gaya hidup yang tidak berlebihan dan mengutamakan kebutuhan yang diperlukan, seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Gaya hidup minimalis dalam Islam dapat dikaitkan dengan sikap qanaah dan zuhud. Karena secara prinsip hampir sama. Qanaah ialah sikap merasa cukup atas rezeki yang ditentukan oleh Allah SWT. Sedangkan zuhud ialah meninggalkan sesuatu hal yang kurang bermanfaat dan cenderung menjauhkan dari ketaatan kepada Allah. Hidup yang bermegah-megahan hanya akan membuat kita lalai, terlebih pada urusan akhirat, karena kita telah disibukkan oleh urusan dunia.

Gaya hidup minimalis dipopulerkan oleh orang-orang Jepang pada zaman dahulu. Kondisi negara yang rawan bencana tsunami dan gempa bumi mempengaruhi gaya hidup orang jepang mempunyai barang sedikit agar lebih praktis dan selamat dari bencana.

Hidup seperti seorang minimalis berarti mendapatkan  kebebasan dan kendali atas apa yang kita miliki dalam hidup. Secara keseluruhan, gaya hidup ini menawarkan dua manfaat utama karena dapat menghemat waktu dan uang.

Konsep Gaya Hidup Minimalis Minimalis biasanya identik dengan konsep desain interior. Namun, minimalis juga bisa diterapkan sebagai gaya hidup. Seperti gaya hidup yang tidak berlebihan, bersyukur, dan tidak menyia-nyiakan mata pencaharian yang ada.

Banyak barang banyak beban. Gaya hidup minimalism sebenarnya sudah lama diadopsi orang-orang, mungkin kebanyakan yang menerapkan adalah orang Jepang. Gaya hidup minamilsm adalah gaya hidup yang menekankan bahwasanya life is more lebih sedikit lebih baik. Minimalism bepatokan pada value. Orang yang menerapkan gaya hidup minimalis tidak peduli banyaknya barang, tetapi semua barang harus kepake dan bermanfaat. Biasanya orang yang menerapkan gaya hidup minimalis akan bertanya pada dirinya sendiri, barang ini aku pake ngga ya?

Secara dhohir minimalism terlihat nampak islami, biasanya sesuatu yang baik sudah pernah dibahas di Al-Quran, akan tetapi tidak ditemukan secara jelas kata ‘minimalis’ didalamnya, hal itu mungkin karena dipicu oleh pembaharuan bahasa maupun keadaan kondisi masyarakat pada zaman dahulu dan zaman sekarang.

ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ ٱلنَّعِيمِ

Artinya: kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah  megahkan di dunia itu). (Q.S At-Takartsur:8)

Jadi semua nikmat kelak akan ada hisabnya, maka orang islam akan berfikir berkali-kali terhadap apa yang dimiliki tapi tidak dinikmati. Nah hal tersebut dapat menyebabkan rugi bandar, kenapa? Karena mempunyai tapi tidak dinikmati nantinya akan tetap dihisab padahal ga nikmat. Orang islam akan cenderung lari daripada hisab, yaitu untuk mendekati manfaat, sedangkan bagi orang minimalis lari untuk meminimalisir hisab. Minimalis tidak hanya tentang barang, akan tetapi, minimalis secara pikiran, informasi juga ada. Orang minimalis akan berfikir apakah informasi ini bermanfaat buat saya? Jadi kalau mau hidup minimalis salah satu alasannya adalah karna kita tahu semua akan dihisab maka itu harus hati-hati.

Gaya Hidup Rasulullah dan para sahabatnya yang beliau pilih adalah segala sesuatu harus bermanfaat optimal. Tak ada harta, waktu, tenaga dan pikiran yang terbuang sia-sia, dan semuanya hanyalah titipan yang kelak dipertanggungjawabkan. Materi tidak boleh jadi distraksi, tak ada waktu berlama-lama didepan almari karena bingung sama apa yang mau dikenakan hari ini. Kita boleh memiliki dan memakainya, tapi dilarang  berlebihan. Ini adalah sifat qanaah, dan rasa cukup merasakan apa yang dimiliki. Esensi qanaah adalah salah satu pandangan dunia yang dapat dihubungkan dan diterapkan pada gaya hidup minimalis. Namun,  sikap lain seperti Zuhud, harus diterapkan. Zuhud sendiri berarti meninggalkan sesuatu yang kurang bermanfaat. Misalnya, membeli sesuatu yang kita inginkan tetapi tidak terlalu dibutuhkan. Gaya hidup minimalis ini tentunya menawarkan banyak manfaat. Tiga manfaat terpenting: Pertama, dapat menghemat energi dan menggunakannya untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Kedua, dapat lebih produktif karena hanya menggunakan apa yang dibutuhkan. Ketiga, secara otomatis mengurangi stres karena hanya memikirkan hal-hal yang perlu dipikirkan, tentang hal-hal sederhana yang membuat kita bahagia dan membuat hidup kita  lebih baik. Banyak orang-orang hebat seperti Rasullah SAW dan bangsawan  kaya  justru hidup sederhana dan menikmatinya. Karena kesederhanaan adalah bagian dari iman(Ash-Shahihah, 341)

Kelebihan dan Kekurangan Gaya Hidup Minimalis

Manusia hidup di dunia tidak bisa terlepas dari kebutuhan materi yang berwujud barang, terutama barang yang memenuhi kebutuhan primer. Mempunyai banyak barang sama dengan pencapaian, Punya banyak baju = fashionable. Meanwhile… Nafsu manusia= Gaakan pernah puas. Jadi pandangan sosial kita bisa menguntungkan bahkan merugikan diri sendiri.

Menerapkan gaya hidup minimalis tidak serta merta hanya sebatas membereskan kekacauan yang ada di dalam rumah saja. Namun, gaya hidup minimalis dapat juga memberikan implikasi yang lebih bagi kehidupan orang yang menerapkannya, seperti; Minim barang, minim masalah. Hemat uang, ruang dan waktu, Mencegah depresi, melepaskan ikatan, menciptakan ruang hati menjadi lebih bebas, dan meningkatkan kualitas hidup.

Kelebihan Minimalism Lifestyle

1.      Hemat

2.      Beban pikiran berkurang

3.      Kesehatan dan kebersihan dapat lebih terjaga

4.      Mengurangi hisab diakhirat kelak

5.      Lebih baik buat lingkungan

6.      Memiliki Barang Yang Berkualitas

7.      Aesthetic

8.      Mudah Bahagia dengan Sesuatu Yang Cukup

9.      Bisa Lebih Mudah Membuat Keputusan Dalam Hidup

Kekurangan Gaya Hidup Minimalis

Kekurangan Gaya Hidup Minimalis

1.      Biaya Lebih Mahal

2.      Membutuhkan Waktu

3.      Siap-Siap Menahan Emosi

Dalil yang Menuntun Gaya Hidup Minimalis

 at-Turmudzi dalam Arbain Nawawi:

من حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه

"Termasuk dari kesalehan seorang muslim ialah meninggalkan hal yang tidak penting baginya"


Didalam ajaran agama Islam, gaya hidup minimalis merupakan sebuah keniscayaan. The only way, bahwasanya kita memang sudah sepatutnya menerapkan gaya hidup minimalis. Minimalis yang ditawarkan dalam Islam benar-benar menjadikan akhirat sebagai visi hidup. “hidup unlimited di akhirat” merupakan sebuah landasan kita dalam menerapkan gaya hidup minimalis. Terdapat beberapa ayat Al-Quran dan Hadits yang menuntun kita untuk hidup minimalis.

Contohnya seperti :

QS. Al An'am  141

وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَ جَنَّٰتٍ مَّعْرُوشَٰتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَٰتٍ وَٱلنَّخْلَ وَٱلزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُۥ وَٱلزَّيْتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُتَشَٰبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَٰبِهٍ ۚ كُلُوا۟ مِن ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثْمَرَ وَءَاتُوا۟ حَقَّهُۥ يَوْمَ حَصَادِهِۦ ۖ وَلَا تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ۞

Artinya: Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al An'am  141)

QS Al Israa 26-27

۞وَءَاتِ ذَا ٱلْقُرْبَىٰ حَقَّهُۥ وَٱلْمِسْكِينَ وَٱبْنَ ٱلسَّبِيلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
۞إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًا 


Artinya: “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS Al Israa  26-27)

أَلْهَىٰكُمُ ٱلتَّكَاثُرُ۞

Artinya:    "Bermegah-megahan telah melalaikan kamu"  (QS At Takatsuur ayat 1)

"Ya Allah, jadikan rezeki keluarga Muhammad berupa makanan yang secukupnya" (HR. Muslim)

"Apa urusanku terhadap dunia? Permisalan antara aku dengan dunia bagaikan seorang yang berkendaraan menempuh perjalanan di siang hari yang panas terik, lalu ia mencari teduhnya di bawah pohon beberapa saat di siang hari, kemudian ia istirahat di sana lalu meninggalkannya." (HR. At Tirmidzi)

Dari ayat-ayat Al-Quran dan Hadis diatas sudah sangat jelas bahwasanya hidup yang berlebih-lebihan akan menimbulkan kelalaian, dan segala sesuatu kelak pasti akan dipertanggungjawabkan. Jadi, apa kalian masih ragu untuk menerapkan gaya hidup minimalis?

Kesalahan Mindset Hidup Minimalis Gaya hidup minimalis bagi tiap-tiap orang bisa sangat berbeda, sesuai dengan kebutuhan orang masing-masing. Banyak orang yang salah sangka tentang ‘Gaya Hidup Minimalis’ ini, beberapa orang mungkin mendefinisikan orang yang hidup minimalis adalah orang yang hidup apa adanya dan anti dengan modernitas.

Beberapa minimalism mungkin seringkali terlihat sangat sederhana dengan pakaian yang itu-itu saja, makan-makanan serba sederhana, juga tempat tinggal yang minimalis. Terkesan seperti hidup kekurangan jika mendengar konsep ‘Gaya Hidup Minimalis’ ini bagi orang yang belum memahaminya. Padahal sejatinya konsep hidup minimalis ini merupakan sebuah upaya menjaga diri dari sia-sia dan berlebihan.

Kesalahan mindset hidup minimalis

1.      Hidup dengan sedikit barang

Hidup minimalis bukan hanya sekedar memiliki barang, tetapi pengoptimalan dalam memanfaatkan barang tersebut. Jadi bukan problem bila kita mempunyai banyak barang tetapi semua barang tersebut dapat teroptimalkan dan benar-benar yang kita butuhkan, it’s fine. Jumlah barang tidak selalu menentukan kita sudah hidup minimalis atau belum, karena hidup minimalis adalah hidup yang penuh dengan kesadaran dan nyaman dengan apa yang kita miliki.

2.      Hidup dengan dominan warna monochrome

Pilihan warna pakaian maupun gaya desaign ruangan yang monokrom tidak selalu menjadi syarat dalam hidup minimalis. Karena gaya hidup minimalis tidak memiliki warna khusus. Jadi jika warna terang dapat membawa kegembiraan pada hidup kita, maka hal tersebut bisa dipertahankan dan memaksimalkan barang yang dimiliki apapun warnanya.

3.      Pelit

Hidup minimalis lebih selektif karena lebih mengutamakan kualitas suatu barang dan mengeluarkan sedikit uang menyebabkan para minimalism dikira pelit. Padahal tujuan sebenarnya adalah mengalokasikan uang ke hal yang lebih penting karena sadar bahwa nilai suatu barang lebih berharga. Membeli satu barang untuk investasi jangka panjang, kemudian baru membeli lagi jika benar-benar sudah tidak layak pakai. Semisal, membeli tas dengan harga satu juta untuk setahun atau puluhan ribu tapi tidak awet, kita membeli yang lebih murah, nah dampak dari pelit itu yaitu kita bisa memiliki dana darurat.

4.      Minimalis adalah sebuah tujuan

Hidup minimalis adalah sebuah gaya hidup, maka prosesnya adalah selama kita hidup sampa akhir hayat. Jadi kurang tepat bila kita menjadikan hidup minimalis ini sebagai tujuan, karena nanti akan membuat hidup seperti dikejar target dan hidup tanpa kesadaran.

Minimalis bukan tentang hidup serba kekurangan, minimalis adalah tentang cukup dan fokus pada apa yg dibutuhkan, bukan apa yang diinginkan. Gaya hidup minimalis merupakan seni mencintai diri sendiri.(Hoedi, 2016)

Ubah visi hidupmu jadi "hidup unlimited di akhiratbukan "hidup bersama ayang" karna              Akhirat itu  pasti, sedangkan Jodoh ialah rahasia Ilahi.😁               

~Khilma Kisy ♡´・ᴗ・`♡



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsep Parenting dalam Al-Quran

  Al-Qur'an mengandung banyak nilai dan prinsip moral sebagai pedoman dan jalan keselamatan bagi seluruh umat Islam. [1] Ajaran dan nilai-nilai Al-Qur'an akan menjadi sarana mengatasi gelombang perubahan di dunia. Di era milenial, semua perubahan dan kemampuan beradaptasi diperlukan orangtua untuk mendidik anak-anaknya. Mulai saat ini, nilai-nilai Al-Qur'an harus menjadi pedoman universal dan abadi bagi kehidupan manusia, terutama bagi orangtua dalam mendidik anaknya. Kesadaran orangtua terhadap pentingnya ajaran Islam sebagai landasan dan pegangan hidup, ditandai dengan mulai perhatian dalam parenting pada anak. Anak merupakan anugerah sekaligus amanah yang diberikan Allah SWT. kepada orangtuanya. Oleh karena itu, memberikan parenting yang tepat adalah bentuk tanggungjawab yang sudah seharusnya diberikan orangtua kepada anak. [2] Berbicara mengenai parenting, didalam Al-Qur’an sudah terdapat metode yang penuh hikmah (Qur’anic Parenting) yang diterapkan oleh seorang aya...